Mengukur Kekuatan Kandidat Bupati Taput 2014-2019

Written By Hutagalung Cyber on Senin, 19 November 2012 | 00.14


Tarutung – Genderang Pemilihan Bupati Tapanuli Utara (Pilbup) sudah ditabuh sejak beberapa waktu lalu. Kini, peta kekuatan masing-masing kandidat sudah mulai kelihatan, dimana setidaknya ada 10 hingga 12 nama yang mencuat ke permukaan. Sebut saja Drs Pinondang Simanjuntak (Pensiunan PNS), dr Rikardo Situmeang (Direktur RSU Pandan), Banjir Simajuntak (Pengusaha), Ir Marojahan Situmeang, MSc (PNS di kementrian pekerjaan umum Jakarta), Drs Sanggam Hutagalung MM (mantan Sekda Taput) serta Ratna Ester Lumbantobing, SH, MH (REL).

Selain itu muncul nama Bangkit P Silaban (Wakil Bupati Taput), Roi Sinaga (Pensiunan PNS Taput), Drs Mauliate Simorangkir, (PNS di Lemhanas RI) Drs Sanggam Hutapea MM (Pengusaha), Samsul Sianturi (Pengusaha) dan Drs Nikson Nababan (Pengusaha). Nama yang paling intens muncul di media dan diperkirakan memiliki kekuatan terbesar ada pada Ratna Ester Lumbantobing, Pinondang Simanjuntak dan Sanggam Hutapea. Hanya saja belum ada survei yang menyatakan dukungan signifikan untuk para bakal calon bupati Taput periode 2014-2019 tersebut.

Beberapa pengamat politik malah melihat kekuatan para calon dari apa yang sudah mereka lakukan selama ini ketika memperkenalkan diri sebagai bakal calon bupati Taput. Maklum, beberapa nama yang mulai mengisi ruang publik hampir rata-rata pengusaha yang turun ke daerah-daerah di Kabupaten Tapanuli Utara tersebut. Bahkan selain dari 12 nama yang muncul itu, nama Torang Lumbantobing (Toluto) Bupati Taput saat ini juga di sebut sebut masih berkeinginan maju sepanjang ada aturan main yang memperbolehkannya mencalonkan kembali.

Sebab Toluto sendiri sudah dua kali menjadi Bupati dengan cara pemilihannya yang berbeda, yakni periode pertama (2003-2008) dipilih oleh DPRD setempat dan sedangkan periode kedua (2009 – 2014) terpilih melalui pemilihan langsung oleh masyarakat. Pengamat politik Taput Ricaht Hutabarat SSos mengatakan, kekuatan kandidat belum belum bisa dikatakan signifikan tanpa ada kajian ilmiah melalui survei. “Kita belum bisa sebutkan siapa yang paling kuat dan siapa yang kurang. Sebab, semua harus melalui kajian survei,” kata Ricaht kepada wartawan kemarin.

Selain itu, lanjutnya, hampir semua kandidat juga sudah melakukan sosialisasi untuk merebut hati rakyat. “Apalgi pendidikan politik di Taput juga sudah mulai dewasa. Tampak di banner-banner, spanduk, kunjungan di lapangan dan sosialisasi tampil di media massa,” katanya. Menurutnya, kandidat yang diperkirakan mendapat hati di masyarakat yaitu kandidat yang sudah melaksanakan amanah dengan baik. “Sebab masyarakat kita sudah pandai menilai mana calon pemimpin yang baik mana yang hanya kamuflase.

Saat ini yang terpenting jualan program,” tandasnya lantas menambahkan para kandidat juga perlu menampilkan kesederhanaan, tidak bermewah-mewah. Amatan wartawan dari berbagai kalangan masyarakat di kabupaten ini, beberapa nama tersebut santer dibicarakan, baik di warung-warung minuman, pakter tuak, maupun pusat keramaian lainnya. bahkan soal sosok balon Bupati Taput ini juga sudah menjadi satu topik dalam setiap pertemuan perkumpulan marga-marga, dan cara lainnya.

Sumber : http://nababan.wordpress.com

1 komentar:

parfum-ori mengatakan...

Salut buat ibu Ratna Ester Lumbantobing.
Sukses selalu.

Poskan Komentar

Isilah komentar Saudara/i dengan baik dan benar, dilarang membuat komentar yang berbau SARA, Porno atau hal-hal yang melanggar Etika/Norma/Aturan yang berlaku.

Mauliate. HORAS!