Misteri Guru Mangaloksa Ditemukan?

Written By Hutagalung Cyber on Jumat, 09 Mei 2014 | 23.54


"Apa maksud dan tujuan judul tersebut mari kita baca dan simak penjelasannya di bawah ini!"


Misteri Guru Mangaloksa Ditemukan? 
Oleh: Jekson L. Tobing, SE

  • Telah Ditemukan Beberapa Benda Pusaka dari tempat yg berbeda;
  • Utusan PGM di Silindung sudah mengadakan Rapat.
# Surat Terbuka buat Pinompar Guru Mangaloksa#
Syalom / Assalamu Alaikum WWW


Sehubungan dengan adanya informasi yang beredar (Berita di Koran SIB, Sabtu 12 April 2014) perihal: adanya “Sorangan/Sandaran” atau orang yang menjadi sumber berita muncul, di mana Ompu i, Guru Mangaloksa “menunjukkan diri” (dalam tanda kutip) melalui orang yang kita sebut saja, Boy Tobing, umur 23 tahun, tinggal di Siatas Barita - Tapanuli Utara; dan ditemukannya Hinambor / Makam/ Kuburan di Sigaol – Lumban Bao dan beberapa benda pusaka (seperti Kursi, Keris, Buku Laklak) dari beberapa tempat yang berbeda yang diyakini sebagai peninggalan Ompung Guru Mangaloksa, Oleh berita tersebut sudah banyak terjadi pro kontra khususnya di media jaringan sosial.

Sebagaimana disampaikan oleh Amang MPL. Tobing (Sekjen PGM) pada pertemuan awal tanggal 11 April 2014, di Siatas Barita yang dihadiri oleh 43 org yang mewakili PGM, menyampaikan bahwa berita atau kabar tersebut nantinya akan menjadi perdebatan, menimbulkan beragam pendapat baik yang berupa pertanyaan, kritik, rasa penasaran bahkan sinisme yang kita kuatirkan dapat menimbulkan rasa ketidakenakan, perpecahan atau sikap bermusuhan di antara sesama kita.
Pada prinsipnya, wajar saja kalau tidak semua sepaham, percaya atau bahkan akan ada yang memandang sinis akan berita tersebut. Semua itu karna KITA keluarga besar PGM, adalah orang atau pribadi yang berbeda dalam banyak hal dalam Umur, Pengalaman, Pendidikan, Latar belakang, Era/zaman, bahkan berbeda Kepercayaan, dan lain-lain.

Penulis dan rekan Jurnalis yang lain, yang hadir dalam pertemuan tersebut memandang perlu untuk menyampaikan informasi dengan tujuan agar hal-hal yang tidak kita inginkan sedini mungkin dapat diantisipasi, agar jangan sampai ada orang atau kelompok yang memanfaatkan isu tersebut demi kepentingan pribadi atau memengaku-ngaku sorangan (titisan) dari Ompung kita, Guru Mangaloksa.
Oleh karena itu, sepanjang yang Penulis ikuti, ada beberapa hal atau fakta yang ingin disampaikan sebagai berikut:
  1. Bahwa benar, pada hari Jumat, 11 April 2014 telah diadakan pertemuan yang dihadiri oleh sekitar 50 orang (dalam daftar Absensi berjumlah 43 orang), bertempat di Siatas Barita, di rumah keluarga Tobing untuk membicarakan, mendengar penjelasan dari orang-orang yang terlibat langsung dalam proses penemuan tersebut, membahas langkah-langkah selanjutnya sehubungan dengan adanya Penemuan Makam dan benda peninggalan (Harta Pusaka) dari Ompung kita Guru Mangaloksa dari beberapa tempat dan waktu yang berbeda.
  2. Bahwa dari penuturan beberapa orang yang terlibat langsung mencari Pusaka tadi, diperoleh penjelasan-penjelasan serta cerita yang cukup dan dapat dipercaya dan dari orang terpercaya juga. Dalam pertemuan awal tersebut, yang dihadiri Bendahara PGM, Freddy L. Tobing dan Amang Sekjen PGM (MPL.Tobing) dan di mana Amang MPL. Tobing, ternyata sudah ikut serta (minggu lalu) ke Sigaol – Lumban Bao dalam proses pencarian, yang belakangan ini diinfokan ditemukan Hinambor (Makam), tempat dikuburkan Ompung kita. Dengan berurai air mata, Beliau bercerita telah menyaksikan langsung hahomion (Keanehan/keajaiban) dalam proses penentuan lokasi Makam Ompung Guru Mangaloksa. Diceritakan bahwa sebelum Makam diketemukan, terlebih dahulu diinfokan oleh kita, sebut saja tondi (roh) melalui sorangan-nya (Boy Tobing) bahwa nanti akan ada ‘tanda’ jika sorangan sudah terjerembab/tergeletak di tanah, maka di situlah Ompung tersebut dikubur, lalu Kilat dan Petir tiba-tiba datang, hujan gerimis yang sebelumnya turun juga segera reda.
  3. Bahwa sudah ada 3 (tiga) jenis benda peninggalan yang diyakini sebagai Harta Pusaka yang ditemukan dari tempat dan waktu yang seperti Barus, Portibi, dan Batu Mardinding (Siatas Barita) dan sekarang diamankan di suatu tempat. Sehubungan dengan proses penemuan tersebut, orang yang terlibat juga menceritakan hal-hal yang tidak masuk akal yang menuntun mereka kepada tempat-tempat yang harus mereka tuju.
  4. Bahwa masih ada Peninggalan Ompung Guru Mangaloksa yang harus diambil dari beberapa tempat yang proses pencarian (pengambilannya masih harus melalui proses yang bertahap).
  5. Bahwa pada hari Sabtu, 12 April 2014 telah diadakan gotong-royong yang dihadiri oleh utusan PGM yang ada di wilayah Silindung untuk ‘mangarintis’ (membersihkan) jalan di Dolok Siatas Barita (di bawah Patung Yesus), titik kumpul di Rumah Amang Tobing (Pak Kembar) di Simorangkir.
  6. Bahwa semua yang hadir pada pertemuan tadi, yang sudah mewakili PGM telah sepakat untuk mensosialisasikan “BERITA” tersebut kepada Marganya masing-masing.
  7. Bahwa pada hari Senin, 14 April 2014, juga ditemukan benda berupa Hujur (tombak?) dari Batu Mardinding Siatas Barita.

Saran-saran :
  • Untuk semua PGM di mana pun berada, diharapkan agar: jika belum mengetahui jelas atau tidak mengikuti sejarah dari awal, tidak terlibat langsung, diharapkan tidak sembarangan membuat berita, meng-upload (mengunggah/memosting) topik yang dapat menimbulkan perdebatan yang tidak perlu, yang berhubungan dengan Ompung kita, Guru Mangaloksa.
  • Adalah lebih baik, kita semua secara arif dan bijaksana, bersabar menunggu HASIL KESEPAKATAN atau perkembangan dan penjelasan dari pihak-pihak yang berkompeten, sehingga Kabar/Berita yang muncul tidak simpang siur.
Jayalah PGM. Mari kita bersatu, dalam Kasih Persaudaraan!
HORAS! HORAS! HORAS!


Editor HC: B. Marada Hutagalung (lihat profilnya -> klik FB - B. Marada Hutagalung )

0 komentar:

Posting Komentar

Isilah komentar Saudara/i dengan baik dan benar, dilarang membuat komentar yang berbau SARA, Porno atau hal-hal yang melanggar Etika/Norma/Aturan yang berlaku.

Mauliate. HORAS!