Tampilkan postingan dengan label Galery Photo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Galery Photo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Juni 2014

Taingot ma na opat on


Taingot ma na adong tarsurat di gambar na di ginjang on.

Mauliate jala Horas!

Logo dibuat oleh: B. Marada Hutagalung

Sabtu, 29 Maret 2014

Foto Pengurus Punguan Rahut Bona Kota Medan Periode 2014-2019

Pengurus Punguan Rahut Bona Kota Medan Periode 2014-2019

Foto Pengurus Punguan Si Raja Hutagalung dohot Boruna (Rahut Bona) Kota Medan 2014-2019

FOTO UKURAN ASLI


Sumber Foto : Jefree S. Hutagalung, profil facebook klik via :

HORAS!

Kamis, 09 Mei 2013

Rimbang atau Takokak


Pernahkah Saudara/i melihat atau mendengar Rimbang (Takokak)? Ternyata rimbang tidak hanya ada di daerah Tapanuli (Batak) saja, namun ada juga di daerah lain bahkan di luar negeri juga dibudiyakan. Bagaimana dengan di Indonesia sendiri?

Seperti apakah rimbang itu? Mari kita baca dan simak di bawah ini.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan : Plantae
Ordo : Solanales
Famili : Solanaceae
Genus : Solanum
Spesies : S. torvum
Nama binomial : Solanum torvum - Sw.


Rimbang atau Takokak atau terung pipit (Solanum torvum Sw.) adalah tumbuhan dari suku terung-terungan (Solanaceae) yang buah dan bijinya dipakai sebagai sayuran atau bumbu. Nama dalam perdagangan internasional tidak baku, beberapa di antaranya adalah turkey berry (buni turki) atau mini-eggplant (terung mini).

Nama lain di daerah-daerah adalah rimbang (Batak Toba, Minangkabau) dan tekokak.


Deskripsi

Takokak adalah tumbuhan semak kecil, yang tingginya dapat mencapai 5 m. Namun biasanya, kurang dari 2 m. Hampir semua bagian tumbuhan ini berduri, kecuali hanya buah yang ditutupi rambut. Daunnya bulat telur dengan pangkal seperti jantung atau membulat, dengan ujung yang tumpul. Panjang daun 7-20 cm dan lebarnya 4-18 cm. Tangkai perbungaannya pendek, sering bercabang-cabang dan banyak bunganya. Bunganya berbentuk bintang berwarna putih, yang ditengahnya kuning. Buahnya berjenis buah buni, kecil, dan banyak.


Persebaran dan habitat

Spesies ini tersebar di Antilla. Namun kini tersebar luas di wilayah tropis. Di Indonesia, ia tumbuh liar di hutan-hutan semak dan hutan-hutan terbuka. Hidup dari dataran rendah sampai pada ketinggian 1600 mdpl.

Rimbang dapat ditanam baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Penanamannya lebih baik dilakukan pada musim kemarau, tetapi pada musim penghujan, rimbang masih dapat ditanam.


Kegunaan

Takokak adalah salah satu tanaman yang memiliki khasiat cukup tinggi, tetapi kebanyakan masyarakat tidak mengetahuinya. Di zaman sekarang ini, dengan umur yang masih muda anak-anak sudah mengalami gangguan mata. Bisa di lihat banyak sekali anak-anak yang memakai alat bantu kacamata akibat pengaruh teknologi seperti televisi dan komputer. Bagaimana untuk mengatasinya? kita dapat menemukan obatnya di pasar. Buah rimbang banyak sekali dijual di pasar. Cukup dengan mencucinya dan makan mentah-mentah sebanyak 5 butir per hari, lama kelamaan mata anda akan membaik. sebab rimbang sangat kaya akan vitamin A yang sehat untuk mata, selain itu rimbang juga mengandung vitamin C.

Tetapi tanaman ini tidak begitu diketahui khasiatnya oleh masyarakat. Apalagi, orang-orang cenderung tidak suka karena rasanya sangat pahit. Kalau kita tidak suka karena terlalu pahit, kita bisa mencampur rimbang ke makanan lain seperti Sup, taucho, dan lain-lain. Tetapi tetap saja rimbang yang mentah memiliki khasiat yang lebih. Cucilah terlebih dahulu sebelum memakan yang mentah.

Pohon takokak dikenal tahan penyakit yang menyerang batang dan biasa dijadikan batang bawah untuk terung, meskipun praktik ini hanya dipakai bagi pertanaman di pekarangan.

Buahnya bisa dimakan, baik yang muda maupun yang tua. Orang mandailing/tapanuli biasanya menggunakan rimbang sebagai campuran sayur daun ubi tumbuk (daun singkong tumbuk), penggunaan buah takokak umum di dalam masakan Sunda, dan diperlakukan seperti ranti (leunca), yaitu dijadikan lalap atau dimasak sayur. Di Thailand, buah takokak muda menjadi bagian dari kari sayur (แกงเขียวหวาน) yang populer. Orang Laos dan Kamboja juga memanfaatkan buahnya.

Selain mengobati mata dan memperjelas penglihatan rimbang juga dapat digunakan sebagai antioksida, mengobati kepala pusing, mengatasi kurangnya nafsu makan, mengatasi tekanan darah tinggi, dan melancarkan sirkulasi.


Sumber :

HORAS!

Jumat, 19 April 2013

Foto Satelit Desa Si Raja Hutagalung

Desa Si Raja Hutagalung (untuk memperbesar klik Gambar)
Gambar di atas adalah Foto Satelit Desa Si Raja Hutagalung, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, dan tanda panah warna merah adalah Dusun Si Opat Bahal.






dari Jembatan Harean sampai ke Gereja Hutagalung (untuk memperbesar klik Gambar)

Gambar di atas adalah Foto Satelit dari Jembatan Harean sampai ke Gereja Hutagalung, Desa Si Raja Hutagalung, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara.


Sumber foto dari : Hotma Hutagalung (Klik Profil Facebook Hotma Hutagalung).

Kamis, 28 Maret 2013

Surat permohonan bantuan

Surat Permohonan Bantuan (klik gambar untuk memperbesar)
Isi Ringkas Surat Punguan Si Raja Hutagalung dohot Boruna Se-Jabodetabek No. JKT/03/2013 tanggal 24 Maret 2013 perihal Permohonan Bantuan, yakni :
 
Pada tanggal 17 Maret 2013, sekitar pukul 10.00 WIB telah terjadi kebakaran di kampung Pendongkelan, Jakarta Timur, dan rumah saudara kita Efendi Hutagalung (Ama Aldo) / br. Tobing ikut menjadi korban api.

Surat ini ditujukan kepada semua pengurus/anggota Punguan Si Raja Hutagalung dohot Boruna Se-Jabodetabek untuk sudi memberi bantuan, namun bila ada keluarga Hutagalung dan boru dari luar Jabodetabek yang bersedia memberi bantuan dapat menyampaikannya ke sekretariat Punguan Si Raja Hutagalung dohot Boruna Se-Jabodetabek di Jl. Tomang Utara I No. 28, Tonang, Jakarta Barat, 11440, Telp. 021-5670773, Hp. 08129197940 an. St. P. Hutagalung (Ketua Umum).

Sumber Gambar : Rudy Hutagalung (klik Profil Facebook Rudy Hutagalung)



Minggu, 04 November 2012

Sekilas tentang Guido Firdaus Hutagalung (Gido) di Indonesian Idol ke-5




Sekilas tentang Guido Firdaus Hutagalung (Gido) di Indonesian Idol ke-5

Guido Firdaus Hutagalung, biasa disapa “Gido”, Anak Siantar yang sedang bertarung dengan para kontestan Indonesian Idol se-Tanah Air yang saat itu masuk 24 besar, berharap dapat menjadi yang terbaik.

Gido yang lahir di Medan, 12 Pebruari 1984 mempunyai bakat bernyanyi sejak kecil dan beragam bakat seperti MC dan paduan suara, serta aktif di group band. Ia telah beberapa kali menjuarai ajang perlombaan semacam "Indonesian Idol" di Kota Pematang Siantar.

Sebagai Anak Siantar Gido tentunya sangat bangga bisa terpilih dan masuk ke dalam 24 besar di ajang bergengsi ini bersaing dengan ribuan peserta dari penjuru tanah air. Gido yang terlahir dari keluarga yang sederhana, semenjak ditinggalkan oleh Ayah tercintanya untuk selama-lamanya harus pontang-panting untuk membantu kehidupan keluarganya. Bahkan Sempat Guido hampir gagal mengikuti Audisi di Medan karena hingga detik-detik terakhir, ia masih belum mampu mengumpulkan ongkos untuk berangkat dari Pematang Siantar. Untungnya di hari Minggu ia mendapat pekerjaan menjadi MC di sebuah plaza. Hari kedua Audisi diadakan, Guido berangkat berbekal uang hasil jerih payahnya kemarin.

Apa hendak dikata, pada tanggal 26 April 2008 ia harus tereliminasi dengan menyanyikan lagu Dewa19 - Cemburu. Semoga Gido jaya pada sesi lain. Tetaplah semangat!

Video Gido Idol


Sumber :
- http://edyjharto.blogspot.com/
- Wikiperdia.org
- dan lain-lain.

Facebook Guido Firdaus Hutagalung : http://www.facebook.com/guido.firdaushutagalung

Horas!


Logo Hutagalung Sedunia
Flag Counter